Betting Online Terpercaya - Kiper Real Madrid Iker Casillas santer diberitakan menjadi bidikan AS Roma. Agen Casillas, Carlo Cutropia, enggan banyak menanggapi mengenai spekulasi masa depan kliennya itu.
Casillas diyakini tengah menuju pintu keluar Madrid. Faktor usia yang sudah mencapai 34 tahun dan performa naik-turun, merupakan faktor yang mempengaruhi El Real untuk mencari kiper baru, dalam sosok David de Gea.
Belum lama ini media-media Italia mengabarkan bahwa Roma fokus mengejar Casillas di bursa musim panas ini, untuk menggantikan Morgan De Sanctis. Kabarnya, 'Serigala Ibukota' lebih intensif mengontak Cutropia langsung ketimbang pihak klub. Tapi sang agen masih bungkam soal rumor itu.
"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah Roma adalah klub yang sangat besar, salah satu yang terbaik di Eropa dan kami tersanjung dengan rumor-rumor ini," kata Cutropia kepada La Roma 24 sebagaimana dikutip AS.
"Kami menyukai kotanya dan kehangatan para tifosi."
Tapi menggaet kapten timnas Spanyol itu bukan perkara gampang.Dengan kontrak yang baru berakhir pada 2017, Madrid diyakini akan mematok harga yang tidak murah untuk pemain yang bermain di sana lebih dari 20 tahun itu.
Selain itu, Roma tidak mampu menawarkan gaji lebih dari 3 juta euro per tahun padahal di Madrid dia mendapatkan 7,5 juta euro. Sehingga Madrid harus menanggung kekurangan gaji Casillas selama dua tahun.
Betting Online
Senin, 29 Juni 2015
Eks Pelatih Madrid: Bale Jeblok Karena Dimainkan Terlalu Melebar
Betting Online Terpercaya - Musim kedua Gareth Bale di Real Madrid dinilai kurang memuaskan. Beberapa orang menilai banyak alasan menjadi penyebabnya, salah satunya adalah lantaran dimainkan terlalu melebar.
Adalah eks pelatih Real Madrid dan tim nasional Wales, John Toshack, yang berpendapat demikian. Toshack menilai bahwa Bale tidak terlalu cocok bermain melebar dan itu bukan posisi terbaiknya.
"Saya harap, Gareth punya kesempatan untuk dimainkan di area di mana dia bisa lebih berbahaya," ujar Toshack ketika diwawancarai BBC.
"Saya tidak yakin dimainkan di posisi melebar merupakan posisi terbaik Gareth. Saya pikir, Cristiano (Ronaldo) menjadi salah satu alasan mengapa dia dimainkan di sana."
"Dia (Ronaldo) dulu merupakan pemain nomor 7 (sayap kanan), tetapi juga suka bermain di sisi kiri dan saya pikir, Gareth agak kesulitan karena itu."
Bale mencetak 22 gol dari 44 kali bertanding pada musim perdananya di 2013/2014. Namun, jumlah itu menurun pada musim 2014/2015. Dari 48 kali bermain di semua ajang, Bale hanya mencetak 17 gol.
Dalam catatan WhoScored, Bale dimainkan sebanyak 25 kali sebagai penyerang sayap sebelah kanan di La Liga. Bermain di posisi tersebut, Bale mencetak 11 gol dan 7 assist.
Ketika dimainkan sebagai penyerang tengah sebanyak 5 kali, dia hanya mampu mencetak 1 gol dan 2assist. Sementara, sebagai gelandang kanan, dia bermain 6 kali dengan catatan 2 gol dan 0 assist.
Bale juga dinilai minim melakukan tracking back untuk membantu timnya bertahan. Rata-rata intersepsi dan tekelnya pun minim, hanya 0,8 dan 0,3 per laga. Ini juga menjadi salah satu hal yang dikritik darinya musim kemarin.
Adalah eks pelatih Real Madrid dan tim nasional Wales, John Toshack, yang berpendapat demikian. Toshack menilai bahwa Bale tidak terlalu cocok bermain melebar dan itu bukan posisi terbaiknya.
"Saya harap, Gareth punya kesempatan untuk dimainkan di area di mana dia bisa lebih berbahaya," ujar Toshack ketika diwawancarai BBC.
"Saya tidak yakin dimainkan di posisi melebar merupakan posisi terbaik Gareth. Saya pikir, Cristiano (Ronaldo) menjadi salah satu alasan mengapa dia dimainkan di sana."
"Dia (Ronaldo) dulu merupakan pemain nomor 7 (sayap kanan), tetapi juga suka bermain di sisi kiri dan saya pikir, Gareth agak kesulitan karena itu."
Bale mencetak 22 gol dari 44 kali bertanding pada musim perdananya di 2013/2014. Namun, jumlah itu menurun pada musim 2014/2015. Dari 48 kali bermain di semua ajang, Bale hanya mencetak 17 gol.
Dalam catatan WhoScored, Bale dimainkan sebanyak 25 kali sebagai penyerang sayap sebelah kanan di La Liga. Bermain di posisi tersebut, Bale mencetak 11 gol dan 7 assist.
Ketika dimainkan sebagai penyerang tengah sebanyak 5 kali, dia hanya mampu mencetak 1 gol dan 2assist. Sementara, sebagai gelandang kanan, dia bermain 6 kali dengan catatan 2 gol dan 0 assist.
Bale juga dinilai minim melakukan tracking back untuk membantu timnya bertahan. Rata-rata intersepsi dan tekelnya pun minim, hanya 0,8 dan 0,3 per laga. Ini juga menjadi salah satu hal yang dikritik darinya musim kemarin.
Langganan:
Komentar (Atom)

